Amazing Malang Network dan Malang Creative Fusion Resmi Menandatangani MoU Penguatan Ekosistem Kota Kreatif
Kolaborasi Strategis Dukung Pengembangan Pendidikan, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pariwisata, Pemberdayaan Masyarakat, dan Momentum Festival Mbois 11 – Malang Menyala
*Malang, 27 Juni 2026* — PT Amazing Malang Network dan Malang Creative Fusion (MCF) secara resmi menandatangani *Memorandum of Understanding (MoU)* tentang *Kerja Sama Pengembangan dan Penguatan Ekosistem Kota Kreatif Melalui Kolaborasi di Bidang Pendidikan, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pariwisata, dan Pemberdayaan Masyarakat*.
Penandatanganan MoU yang berlangsung di Kota Malang pada Sabtu, 27 Juni 2026 tersebut dilakukan oleh *Askhabil Yamin* selaku *General Manager PT Amazing Malang Network* dan *Dadik Wahyu Chang* selaku *Koordinator Malang Creative Fusion (MCF)*.
MoU ini menjadi payung kerja sama strategis selama *tiga tahun* sebagai landasan bagi kedua belah pihak dalam membangun sinergi lintas sektor guna memperkuat ekosistem Kota Kreatif yang inklusif, inovatif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam pengembangan destinasi wisata, ekonomi kreatif, pengelolaan bisnis, serta pemberdayaan masyarakat melalui berbagai unit usaha di bawah Amazing Malang Group, PT Amazing Malang Network memiliki komitmen untuk memperkuat daya saing Malang melalui pengembangan kolaborasi yang berdampak.
Sementara itu, Malang Creative Fusion (MCF) sebagai jejaring kolaborasi lintas sektor yang menghimpun unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan masyarakat terus mendorong terciptanya ruang kolaborasi sebagai fondasi pembangunan ekonomi kreatif dan penguatan ekosistem Kota Kreatif di Malang Raya.
Melalui MoU ini, PARA PIHAK sepakat mengembangkan berbagai program kolaboratif yang mencakup pengembangan pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kreatif, peningkatan daya saing UMKM, pengembangan pariwisata, pelestarian kebudayaan, inovasi dan teknologi kreatif, penguatan jejaring nasional maupun internasional, serta pemberdayaan masyarakat.
Ruang lingkup kerja sama juga mencakup penyelenggaraan seminar, workshop, pelatihan, sertifikasi, inkubasi bisnis, penelitian, pengembangan industri kreatif, branding produk lokal, digitalisasi usaha, festival budaya, Media Arts, promosi destinasi wisata, pengembangan desa wisata, program CSR, transformasi digital, Artificial Intelligence (AI), Creative Hub, City Branding, City Marketing, hingga riset dan inovasi.
Pelaksanaan seluruh program nantinya akan dituangkan dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kerangka Acuan Kerja (KAK/TOR), maupun dokumen teknis lainnya sesuai kebutuhan masing-masing program.
Kerja sama ini sekaligus menjadi bentuk nyata penguatan kolaborasi model *Hexahelix*, yaitu sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat dalam membangun Kota Malang sebagai kota yang semakin kreatif, inovatif, serta berdaya saing di tingkat nasional maupun global.
Lebih dari sekadar penandatanganan MoU, kolaborasi ini menjadi momentum penting dalam mendukung pengembangan *Malang sebagai Kota Kreatif Dunia berbasis Media Arts*, melalui penguatan ekosistem yang mengintegrasikan kreativitas, teknologi, budaya, pendidikan, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai satu kesatuan pembangunan kota.
Kerja sama ini juga akan menjadi salah satu pijakan strategis menuju penyelenggaraan *Festival Mbois 11 – Malang Menyala, sebuah gerakan kolaboratif yang mengusung semangat *"From Event to System". Festival tersebut diproyeksikan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang sebagai platform kolaborasi nasional yang menghubungkan pelaku kreatif, komunitas, dunia usaha, akademisi, pemerintah, media, investor, dan masyarakat dalam membangun masa depan Kota Malang.
Festival Mbois 11 diharapkan menjadi momentum konsolidasi seluruh kekuatan kreatif Kota Malang sekaligus menjadi etalase inovasi, budaya, teknologi, Media Arts, ekonomi kreatif, dan kolaborasi lintas sektor yang mampu memperkuat posisi Malang di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui sinergi ini, Amazing Malang Network dan Malang Creative Fusion mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, institusi pendidikan, komunitas, media, pemerintah, serta mitra pembangunan untuk bersama-sama mengambil bagian dalam membangun ekosistem Kota Kreatif yang berkelanjutan.
Kolaborasi ini diyakini akan melahirkan berbagai program nyata yang tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan daya saing ekonomi kreatif, tetapi juga memperkuat identitas Kota Malang sebagai kota yang tumbuh melalui kreativitas, inovasi, budaya, teknologi, dan semangat kolaborasi.
Askhabil Yamin *General Manager PT Amazing Malang Network* menyampaikan
"Penandatanganan MoU ini merupakan komitmen Amazing Malang Network untuk berkontribusi lebih luas dalam pembangunan Kota Malang melalui pendekatan kolaboratif. Kami percaya bahwa pariwisata, ekonomi kreatif, budaya, dan pemberdayaan masyarakat tidak dapat berjalan sendiri, tetapi harus dibangun dalam satu ekosistem yang saling menguatkan. Bersama MCF, kami ingin menghadirkan program-program yang mampu memberikan dampak ekonomi, sosial, dan budaya secara berkelanjutan."
Dadik Wahyu Chang *Koordinator Malang Creative Fusion (MCF)* menyampaikan
"MoU ini adalah langkah awal menuju kolaborasi jangka panjang. MCF memandang bahwa masa depan Kota Malang bergantung pada kemampuan seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja bersama. Amazing Malang Network membawa kekuatan promosi dan jejaring bisnis, sementara MCF menghadirkan jejaring kolaborasi lintas sektor. Sinergi ini akan mempercepat lahirnya berbagai inovasi dan menjadi bagian dari akselerasi Festival Mbois 11 – Malang Menyala sebagai platform kolaborasi menuju Malang sebagai Kota Kreatif Dunia berbasis Media Arts."
Vicky Arief *Ketua Harian Indonesian Creative Cities Network (ICCN)* menyampaikan
"ICCN menyambut baik lahirnya kolaborasi strategis ini. Kerja sama antara Amazing Malang Network dan Malang Creative Fusion menunjukkan bahwa pembangunan kota kreatif memerlukan kepemimpinan kolaboratif dan keberanian membangun ekosistem. Semoga inisiatif ini menjadi model praktik baik bagi kota-kota lain di Indonesia dalam mengembangkan ekonomi kreatif yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak."
Amar Alphabet *Focal Point UNESCO Creative City – Kota Malang* menyampaikan
"Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat fondasi Kota Malang menuju pengembangan Media Arts sebagai identitas kota. Penguatan ekosistem, kolaborasi lintas sektor, serta keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam membangun kota kreatif yang diakui dunia. Festival Mbois 11 – Malang Menyala menjadi momentum yang sangat strategis untuk menunjukkan kepada jejaring nasional maupun internasional bahwa Malang memiliki kapasitas, talenta, dan ekosistem yang siap berkembang sebagai Kota Kreatif Dunia berbasis Media Arts."
Tentang Amazing Malang Network
Amazing Malang Network merupakan perusahaan yang bergerak dalam pengembangan destinasi wisata, promosi daerah, ekonomi kreatif, investasi, dan pemberdayaan masyarakat melalui berbagai unit usaha yang tergabung dalam Amazing Malang Group.
Tentang Malang Creative Fusion (MCF)
Malang Creative Fusion (MCF) merupakan jejaring kolaborasi lintas sektor yang menghubungkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, media, dan masyarakat untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif serta mendukung pembangunan Kota Malang sebagai Kota Kreatif berkelas dunia.
*"Kolaborasi Menyalakan Kreativitas, Menguatkan Ekosistem, dan Mengantarkan Malang Menuju Kota Kreatif Dunia Berbasis Media Arts."*
mcf.or.id

Posting Komentar